Boltim /Buyandi — Polemik terkait dugaan tidak berfungsinya proyek air bersih di Desa Buyandi kembali diluruskan.
Berdasarkan hasil liputan media dan keterangan masyarakat setempat, air bersih tetap mengalir dan tidak mengalami gangguan total sebagaimana isu yang beredar.
Salah satu warga Desa Buyandi, Uli, menegaskan bahwa informasi yang menyebut air bersih tidak mengalir ke rumah warga adalah tidak benar.
Air tetap berjalan. Memang belum normal sepenuhnya karena baru dibuat dan masih sementara diperbaiki.
Tapi tidak benar kalau dibilang air tidak ada,” ungkap Uli.
Ia juga menyebutkan bahwa gangguan di beberapa titik justru disebabkan oleh oknum tertentu yang sengaja merusak fasilitas air bersih, bukan karena kegagalan proyek.
Menanggapi hal tersebut, Sangadi Desa Buyandi menegaskan bahwa hingga saat ini proyek air bersih belum diserahkan kepada pemerintah desa, sehingga tanggung jawab teknis sepenuhnya masih berada pada Dinas Pekerjaan Umum (PU) atau pihak kontraktor pelaksana.
Proyek ini belum diserahkan ke desa Selama enam bulan masih dalam masa pengawasan, apakah lancar atau tidak itu masih menjadi tanggung jawab Dinas PU atau kontraktor,” tegas Sangadi.
Sangadi juga menepis adanya keluhan masyarakat terkait ketiadaan air bersih.
“Persoalan masyarakat mengeluh karena tidak ada air itu tidak benar. Air tetap berjalan, hanya saja memang belum maksimal karena masih tahap perbaikan,” ucapnya.
Pemerintah desa berharap masyarakat tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak sesuai fakta di lapangan.
Proyek air bersih ini, lanjut Sangadi, masih terus dipantau agar setelah masa pengawasan berakhir dan diserahkan ke desa, sistem distribusi air dapat berjalan normal dan merata ke seluruh rumah warga.
















