BOLMONG, dutademokrasi.co.id—Bupati Bolaang Mongondow Yusra Alhabsyi, Rabu (11/03/2026) disela-sela aktifitas menjelang buka puasa, menyempatkan diri meninjau lokasi penyebab banjir di Desa Diat Kecamatan Lolak, Selasa (10/03/2026) malam kemarin.
Bupati Yusra Alhabsyi didampingi oleh Plt Kepala BPBD Fredi Mokoginta, Camat Lolak Rafiah Dilapanga dan Pemerintah Desa setempat. Peninjauan dilakukan langsung di hulu aliran air yang jaraknya sekitar 1 KM dari perkampungan.
Debit air yang terlalu tinggi akibat curah hujan dalam kurun waktu beberapa hari ini, menyebabkan meluapnya genangan air sehingga menyebabkan rumah-rumah warga tergenang air. Salah satu penyebabnya, terpantau dikarenakan aliran drainase tidak mampu lagi menampung debit air.
Dari penuturan Pemerintah Desa setempat Sangadi (Kepala desa,red) Abdul Munir dg Maulana mengatakan jalur aliran air dari hulu hanya satu arah menuju areal perkampungan, sementara drainase aliran air tersebut, membawah lumpur dan pasir yang menyebabkan drainase setiap hujan lebat mengalami penimbunan secara alami.
“Pembagian jalur airnya tidak ada. Kami sudah beberapa kali mengusulkan, nanti tahun ini terealisasi oleh Pemerintah Daerah,” kata Dg Maulana.
Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Yusra Alhabsyi yang sudah menyempatkan waktu melakukan peninjauan secara langsung di lokasi. “Kami masyarakat Desa Diat tentunya sangat berterima kasih kepada Pak Bupati atas kepedulian terhadap masyarakat, sudah datang meninjau secara langsung penyebab dari banjir yang kami alami setia hujan deras datang,” ungkapnya.
Bupati Yusra Alhabsyi dalam kesempatan tersebut menginstruksikan kepada instansi terkait dalam hal ini BPBD untuk melakukan penanganan darurat terlebih dahulu untuk mengatasi banjir sementara waktu. “Nanti lakukan penangnanan darurat terlebih dahulu, kemudian kita akan kembangkan nanti akan dimasukan dalam program baik itu program P3GAI ataupun interfensi dari anggaran daerah,”kata Bupati Yusra Alhabsyi.
Hal lainnya yang terpantau dalam peninjauan lokasi tersebut, proses pengairan persawahan Desa Diat masih berharap pada tadah hujan. “Nanti kedepannya kita akan buatkan pompa air untuk proses pengairan sawah warga. Ini lebih bermanfaat bagi masyarakat petani yang ada di Desa Diat,” tambah Bupati Yusra Alhabsyi.
Chandra Paputungan


















