Boltim – Kanno Ngato resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) periode 2026–2030.
Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Sulawesi Utara, Godbless Sofcar Vicky Lumentut, serta dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus bersama Wakil Gubernur Victor Mailangkay.
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat peran koperasi sebagai salah satu pilar utama perekonomian daerah. Dengan kepengurusan baru periode 2026–2030 ini,
Dekopinda Boltim diharapkan mampu mendorong pertumbuhan dan pengembangan koperasi di tingkat desa hingga kabupaten, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui gerakan koperasi yang profesional, mandiri, dan berdaya saing.
Ketua Dekopinwil Sulut, Vicky Lumentut, dalam sambutannya menegaskan bahwa salah satu tugas strategis Dekopin saat ini adalah turut mengawal program prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya dalam pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh wilayah Sulawesi Utara.
Menurutnya, program tersebut merupakan langkah besar dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis koperasi di tingkat desa.
Jumlah koperasi yang terbentuk saat ini sudah mencapai 1.838 koperasi di Sulawesi Utara. Ke depan kami akan terus mengawal bersama Dinas Koperasi di kabupaten dan kota agar program Presiden ini dapat berjalan dengan baik dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Vicky.
Sementara itu, Ketua Dekopinda Boltim yang baru dilantik, Kanno Ngato, menyampaikan komitmennya untuk memperkuat gerakan koperasi di daerah serta mendorong koperasi agar lebih aktif dalam mendukung perekonomian masyarakat.
Menurutnya, Dekopinda Boltim akan bersinergi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, serta seluruh pengurus koperasi untuk meningkatkan kualitas manajemen koperasi dan memperluas peluang usaha berbasis ekonomi kerakyatan.
Kami berkomitmen menjadikan koperasi sebagai kekuatan ekonomi masyarakat. Ke depan Dekopinda Boltim akan fokus pada pembinaan, penguatan kelembagaan, serta mendorong lahirnya koperasi yang sehat, profesional, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat,” ujar Kanno.
Ia juga menegaskan dukungannya terhadap program nasional pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, yang dinilai menjadi peluang besar bagi desa-desa untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal.
Dengan dilantiknya kepengurusan baru Dekopinda Boltim periode 2026–2030, diharapkan organisasi ini mampu menjadi motor penggerak kebangkitan koperasi daerah serta memperkuat sinergi antara pemerintah, gerakan koperasi, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan.
















