MANADO, dutademokrasi.co.id – Menjelang bulan Ramadhan 1447 H. Harga daging sapi di sejumlah pasar di Kota Manado meroket sejak 3 hari lalu.
Terpantau di Pasar Bersehati pada Sabtu (14/02/2026) tembus Rp 130 ribu per kilogram hingga Rp 140 ribu per kilogram. Padahal sebelumnya harga daging sapi di sejumlah pasar Rp 125 ribu kilogram.
Menanggapi hal tersebut, Sekertaris Asosiasi Pedagang Pemotong Sapi (ASPES) Andris Iradat angkat bicara.
Menurut Andris, kenaikan memang kerap terjadi jelang perayaan hari-hari besar termasuk memasuki Bulan suci Ramadhan ini.
“Meskipun stok daging sapi banyak, namun karena daya beli masyarakat menjelang bulan Ramadhan sangat tinggi sehingga harga juga mengikuti,” ujarnya.
Namun dia mengingatkan masyarakat di Kota Manado untuk tidak membeli daging sapi yang di tawarkan dengan harga murah.
“Imbauan agar masyarakat tidak membeli daging yang harganya murah untuk mengantisipasi mendapatkan daging tidak berkualitas, misalnya daging dari sapi bangkai atau dari hasil curian yang jelas asal usulnya maupun kesehatan. Kita tidak tahu bersama,” tegasnya.
Dia pun berharap untuk mengantisipasi hal tersebut. Dia dan Asosiasi meminta kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Kota Manado. Untuk melakukan pengawasan secara ketat peredaran daging tidak berkualitas atau tidak sehat tersebut.
(Jaya)
















