BOLTARA, dutademokrasi.co.id – Memanasnya konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran melawan Amerika Serikat dan Israel turut menjadi perhatian Pemerintah daerah Bolaang Mongondow Utara (Boltara).
Bupati Sirajudin Lasena pun meminta masyarakat tidak panik menyikapi situasi global tersebut meski berpotensi membawa dampak ekonomi.
“Memang dengan adanya penutupan selat hormus di Iran ini akan sangat berdampak di Negara Indonesia. Apalagi sampai saat ini kapal milik Pertamina di kabarkan tidak bisa melewati selat Hormus akibat konflik Timur Tengah tersebut,” beber SJL di Masjid Al-iklash Desa Kuala, Kecamatan Kaidipang pada Selasa (03/03/2026).
Dia memastikan bahwa Pemerintah daerah telah menyiapkan langkah antisipasi. Untuk menghadapi kemungkinan tersebut. agar situasi ekonomi tidak berkembang menjadi persoalan sosial di masyarakat.
“Jadi masyarakat tetap tenang, jangan panik dan jangan mudah terprovokasi. Jangan mudah percaya informasi yang tidak jelas sumbernya. Karena Menteri ESDM dalam keterangannya mengaku bahwa cadangan minyak kita masih aman sampai 20 hari kedepan,” kunci Bupati.
(Jaya)















